Panen Karya SMK NU 01 Kendal, Inovasi Siswa Berpadu dengan Donasi Rp11,1 Juta untuk Aceh dan Sumatra

Sekolah Menengah Kejuruan Nahdhatul Ulama (SMK NU) 01 Kendal menggelar kegiatan Panen Karya Proyek Kolaborasi Lintas Mata Pelajaran Semester Gasal dengan tema “Innovation Through Collaboration”, Selasa (16/12/2025) di halaman sekolah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk menampilkan hasil pembelajaran berbasis proyek yang memadukan berbagai mata pelajaran dalam satu karya inovatif.
Sejak pagi hari, lingkungan sekolah tampak semarak. Beragam stan pameran karya siswa tersusun rapi, menampilkan hasil proyek yang memadukan kompetensi kejuruan dengan mata pelajaran umum. Mulai dari produk kreatif, media pembelajaran, hingga karya berbasis solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar, seluruhnya mencerminkan proses belajar yang aktif, kolaboratif dan berbasis praktik.

Kepala SMK NU 01 Kendal Achit Abdul Rochman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Panen Karya ini merupakan implementasi nyata Perencanaan Pembelajaran Mendalam yang menekankan pembelajaran bermakna dan berorientasi serta penguatan karakter peserta didik.
“Melalui kolaborasi lintas mata pelajaran, siswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu mengolah ide, bekerja sama, dan menghasilkan inovasi yang relevan dengan kehidupan nyata. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta sikap gotong royong pada diri siswa. Inilah bekal penting mereka untuk menghadapi dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Selain pameran karya, kegiatan Panen Karya juga dirangkai dengan aksi solidaritas penggalangan donasi untuk Aceh, Sumatera. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian sosial warga sekolah terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Donasi dihimpun dari siswa, guru, dan karyawan SMK NU 01 Kendal, kemudian dikumpulkan secara terpusat untuk disalurkan melalui LAZISNU PCNU Kendal.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Nur Fadhlul Ma’arif, menjelaskan bahwa penggalangan donasi sengaja disatukan dalam agenda Panen Karya agar peserta didik tidak hanya unggul dalam berkarya, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.
“Kami ingin menanamkan nilai empati dan solidaritas sejak dini. Inovasi harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama. Alhamdulillah, dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp 11.100.000,” tutupnya.