Meski diguyur hujan deras sejak magrib, semangat ratusan jamaah untuk bersholawat bersama tak surut sedikit pun. Suasana penuh semangat dan kekhusyukan menyelimuti lapangan utama SMK NU 01 Kendal pada Selasa malam (10/6/2025), saat peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-34 sekolah tersebut digelar meriah dalam balutan Nusanda Bersholawat bersama Majelis Gandrung Nabi.
Acara ini menjadi momentum istimewa bukan hanya bagi SMK NU 01 Kendal, tetapi juga masyarakat sekitar yang hadir dengan antusias. Mereka mengenakan jas hujan dan membawa payung, menandakan kecintaan mereka kepada Rasulullah Saw dan dukungan terhadap lembaga pendidikan di bawah naungan NU tersebut.
Dengan iringan musik religi dari Kaukab Music, lantunan sholawat mengalun syahdu menembus dinginnya malam. Suasana hangat penuh keberkahan menyelimuti setiap sudut, menghadirkan momen spiritual yang menyentuh hati.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kendal, KH. Mokh Izudin, dalam sambutannya mengenang awal berdirinya SMK NU 01 Kendal pada 8 Juni 1991 dengan hanya 39 siswa. Kini, jumlah siswa telah tumbuh menjadi sekitar 1.300.
“Ini adalah bukti bahwa sekolah ini terus bergerak dan berkembang. Setiap tahun kami syukuri dengan peringatan harlah yang dirangkai sholawatan. Kegiatan malam ini merupakan pelaksanaan yang ketiga, dan mudah-mudahan dapat terus berjalan lebih baik di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.
Ketua LP Ma’arif PCNU Kendal, Ahmad Khoiron, turut memberikan apresiasi terhadap kemajuan sekolah. Ia menyebut SMK NU 01 Kendal sebagai lembaga yang “hidup dan produktif”, terlihat dari peningkatan fasilitas, suasana belajar yang kondusif, serta konsistensi dalam membangun karakter siswa.
“Gerakan adalah tanda kehidupan. Jika sebuah lembaga terus bergerak, itu menandakan bahwa lembaga tersebut benar-benar hidup aktif, produktif. Itulah yang saya lihat dari SMK NU 01 Kendal, terus bergerak, berkembang dan menebar manfaat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al Hidayah sekaligus Ketua BP3MNU SMK NU 01 Kendal, Sunari Sofyan, mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk mendukung penuh pendidikan di lingkungan NU.
“Untuk itu, kami mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga-lembaga pendidikan NU. Mari kita kuatkan gerakan ‘Warga NU Sekolah di Sekolah NU’,” ajaknya.
Puncak acara ditandai dengan penampilan Majelis Gandrung Nabi yang dipimpin langsung oleh Kiai Zaman Assekhal. Dengan gaya dakwahnya yang menyejukkan dan penuh cinta, beliau membawa hadirin larut dalam alunan sholawat yang menggugah jiwa.
Turut hadir dalam acara tersebut para tokoh penting NU Kabupaten Kendal, jajaran pengurus Yayasan, Kapolsek Kendal Kota, Camat Kendal, dan para lurah dari wilayah sekitar. Kehadiran mereka memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, tokoh agama, dan pemerintah.
