Lapangan SMK NU 01 Kendal berubah menjadi lautan manusia, ribuan orang memadati lokasi hingga meluber ke jalan-jalan yang ingin mengikuti zikir dan selawat. Acara yang bertajuk “Nusanda Bersholawat” dalam rangka harlah ke-33 SMK NU 01 Kendal ini semakin istimewa dengan kehadiran ulama terkemuka, Habib Zaidan Bin Yahya dari Pekalongan, yang turut memimpin sholawat bersama ribuan siswa, orang tua, guru, tamu undangan, dan warga sekitar yang memadati lokasi acara.
Bupati Kendal Dico M. Ganinduto dalam sambutannya, menyampaikan bahwa ia pertama kali menghadiri perayaan harlah sebuah sekolah. “Ini adalah pertama kali saya menghadiri harlah sekolah ini, sekaligus menghadiri acara bersama Habib Zaidan dan mengikuti sholawat,” ujarnya pada Sabtu (08/06/2024).
Lebih lanjut, Bupati Kendal mewakili Pemerintah Daerah mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir ke-33 kepada keluarga besar SMK NU 01 Kendal. “Terima kasih kepada Kepala Sekolah SMK NU 01 Kendal, beserta Bapak-Ibu Guru dan para tenaga pendidikan, atas pengabdian, dedikasi, dan keikhlasannya selama ini dalam mendidik dan mengajar siswa-siswinya. Semoga sekolah ini semakin maju dan berkualitas dalam era digitalisasi yang kita hadapi sekarang ini, serta mampu menciptakan generasi penerus yang handal, cerdas, dan berprestasi, Saya juga berharap dengan kegiatan bersholawat ini, masyarakat Kendal, khususnya Bapak-Ibu dan siswa SMK NU 01 Kendal, diberikan kesehatan, ketentraman, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bawah lindungan Allah Subhanahu Wata’ala.” harapnya
Kepala Sekolah SMK NU 01 Kendal, Achit Abdul Rochman, mengungkapkan rasa syukurnya atas usia sekolah yang kini telah mencapai 33 tahun. ia juga menambahkan bahwa sekolah ini memiliki kebanggaan tersendiri karena batu pertama pembangunannya diletakkan oleh Almarhum Gus Dur, sehingga SMK NU 01 Kendal memiliki kehormatan khusus di mata masyarakat Kendal.
“SMK NU 01 Kendal didirikan pada 8 Mei 1991 dan kini sudah berusia 33 tahun. Kami memohon doa dari semuanya agar kami dapat melaksanakan tugas di dunia pendidikan dengan amanah, sesuai dengan harapan semua pihak. Semoga dalam sholawat, kita semua diberikan kekuatan dan berkah, baik di lingkungan kota Kendal maupun di seluruh Indonesia,” katanya.
Habib Zaidan Bin Yahya, dalam tausiyah singkatnya, menyampaikan pentingnya pendidikan yang berlandaskan pada nilai-nilai agama. “Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun karakter bangsa. Dengan sholawat dan ajaran Islam, kita bisa menciptakan generasi yang tidak hanya pintar tetapi juga berakhlak mulia,” tutupnya.
