BNN Kendal Tekankan Status Darurat Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Ahli Muda BNN Kendal, Lintang Nur Hemas, mengungkapkan keprihatinan mendalam mengenai kondisi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Kendal. ia menyatakan bahwa situasi sudah tergolong darurat meskipun tidak selalu tampak di permukaan. Hal ini diungkapkan saat sosialisasi di SMK NU 01 Kendal.
“Fenomena penyalahgunaan narkoba ini tidak selalu terlihat mencolok, tetapi masalahnya sangat serius. Tahun lalu, kami berhasil mengungkap sekitar 100 kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar SMA melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah. Yang lebih mengkhawatirkan adalah lamanya waktu penyalahgunaan narkoba oleh anak-anak ini. Jika mereka sudah mulai di SMA, maka ada kemungkinan besar mereka akan terus menggunakannya hingga dewasa.” jelasnya Senin (20/05/2024)
BNN Kendal memiliki empat pilar utama dalam menjalankan tugasnya yaitu pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, dan pemberantasan. Dalam program pencegahan, BNN aktif mengadakan sosialisasi melalui upacara bendera di sekolah-sekolah dan kegiatan lainnya. SMK NU Kendal, salah satu sekolah yang mengikuti bimbingan teknis penggiat anti-narkoba tahun ini, menjadi contoh nyata dari kolaborasi yang diharapkan bisa diperluas ke lebih banyak sekolah.


“Kami berupaya menyebarkan informasi seluas mungkin agar anak-anak paham dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Program pemberdayaan masyarakat kami mencakup kerjasama dengan berbagai pihak, baik swasta maupun pemerintah, termasuk pendidikan. Kami juga membentuk Desa Bersinar, Sekolah Bersinar, dan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba, Bersninar sendiri maksudnya adalah Bersih dari Narkoba. BNN siap mendampingi semua pihak yang ingin terlibat.” tegasnya.
Selain pencegahan, BNN Kendal juga fokus pada rehabilitasi. Mereka mendampingi anak-anak atau masyarakat yang sudah kecanduan narkoba, memberikan perawatan jalan bagi kasus ringan, dan merujuk kasus berat ke fasilitas rawat inap.
“Pemberantasan adalah langkah terakhir yang sangat kami hindari, tetapi tetap dilakukan jika diperlukan. Ini termasuk menangkap pengedar, bandar, dan produsen narkoba. Kami terus melaksanakan program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) di Kabupaten Kendal,” ujarnya.
BNN Kendal juga tengah membangun zona integritas sebagai bagian dari program Kemenpan RB, dengan salah satu program unggulannya adalah Sekolah Bersinar. Program ini mendorong sekolah untuk mendeklarasikan diri bebas narkoba dan mendukung rencana aksi P4GN.
“Program ini tidak memerlukan anggaran khusus. Sekolah dapat menyisipkan materi anti-narkoba ke dalam kegiatan rutin mereka. BNN siap diundang kapan saja untuk memberikan edukasi, baik melalui pengajian, istighosah, atau kegiatan lainnya. Yang penting adalah komitmen dari sekolah untuk melakukan pencegahan.” Tutupnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, BNN Kendal berharap dapat menurunkan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi generasi muda Kendal.