Kabar membanggakan datang dari SMK NU 01 Kendal. Empat siswanya berhasil lolos untuk mengikuti ajang Persimanu II Satuan Komunitas (SAKO) Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah 2026 setelah mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Kendal yang diselenggarakan LP Ma’arif NU PCNU Kendal di SMK NU 02 Rowosari, Selasa (27/10/2026).
Keempat siswa tersebut adalah Latifatul Wakhidah dan Widya Kusumawardani dari kelas XI DPB 1, serta Syabib Abyan Ilmi Saputra dan Muhammad Roykhan Fadlullah dari kelas X RPL 2. Mereka berhasil menunjukkan kemampuan sesuai bidang yang diujikan, yakni pidato, puisi, dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Latifatul Wakhidah mengikuti penilaian pada bidang pidato dan puisi, sedangkan Widya Kusumawardani menunjukkan keterampilannya dalam PBB. Kemampuan PBB juga ditampilkan Syabib Abyan Ilmi Saputra, sementara Muhammad Roykhan Fadlullah mengikuti penilaian pada bidang pidato.
Prestasi tersendiri diraih Widya Kusumawardani. Pada golongan Penegak tingkat MA/SMA/SMK, ia berhasil meraih predikat peserta terbaik putri dalam seleksi tersebut. Seleksi ini merupakan bagian dari upaya LP Ma’arif NU PCNU Kendal untuk menjaring anggota pramuka terbaik yang akan mewakili Kabupaten Kendal dalam Persimanu II SAKO Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah 2026.
Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kendal, Ahmad Khoiron, menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi sesuai ketentuan, baik bagi peserta maupun tim penyeleksi. Melalui proses tersebut, diharapkan peserta terbaik dari setiap jenjang pendidikan dapat terpilih untuk membawa nama Kabupaten Kendal dan meraih prestasi di tingkat provinsi.
“Bagi siswa, kegiatan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi pengalaman dalam mengembangkan karakter, tanggung jawab, dan semangat berkompetisi secara sehat. Keterampilan yang diuji dalam kepramukaan turut melatih ketelitian, kedisiplinan, komunikasi, serta kekompakan dalam menjalankan tugas” ujarnya.
Seleksi Persimanu II di Kabupaten Kendal diikuti 163 anggota pramuka dari berbagai jenjang pendidikan. Peserta terdiri atas 58 pramuka golongan Penggalang dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), 70 peserta dari jenjang MTs/SMP, serta 35 pramuka golongan Penegak dari MA/SMA/SMK.
Berbagai materi diujikan dalam seleksi tersebut, meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP), sandi Morse, semaphore, sandi kotak, dan pioneering. Aspek penilaian mencakup keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, ketangkasan, serta kemampuan bekerja sama.
