Tanggul Sungai Bodri Jebol, SMK NU 01 Kendal Galang Aksi Peduli untuk Korban Banjir

Musibah melanda wilayah Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kendal, pada Selasa (21/1/2025) dini hari. Tanggul Sungai Bodri yang menjadi penahan aliran air jebol, mengakibatkan banjir besar yang merendam pemukiman warga dan jalan raya Patebon. Banjir mulai masuk ke rumah-rumah sekitar pukul 00.30 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap. Ketinggian air dilaporkan mencapai hingga dua meter, musibah ini membuat banyak rumah dan kendaraan warga terendam, bahkan aktivitas sehari-hari lumpuh total.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Sekolah Menengah Kejuruan Nahdhatul Ulama (SMK NU) 01 Kendal menggalang serangkaian aksi sosial yang berlangsung pada 22–23 Januari 2025. Salah satu program utama adalah layanan service gratis sepeda motor untuk warga terdampak. Kegiatan ini diadakan di depan Café Sixteen, Patebon, dan dikoordinasikan oleh guru jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), Ade. Menurutnya layanan ini mencakup beberapa perbaikan penting seperti ganti oli, pembersihan filter udara, dan service CVT.”Tujuan kami adalah membantu warga yang sepeda motornya rusak akibat banjir agar bisa digunakan kembali, terutama untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja,” jelasnya Rabu (22/1/2025).

Kejadian ini menyisakan kesedihan mendalam bagi warga, termasuk Sudarmanto, warga RT 4/RW 2 Kauman. Ia menceritakan bahwa banjir tersebut sangat besar dan menyebabkan kendaraan miliknya tenggelam. “Motor saya benar-benar terendam dan tidak bisa dihidupkan. Dengan adanya program service gratis dari SMK NU 01 Kendal, sangat membantu kami, terutama yang terdampak secara ekonomi. Harapan saya, motor ini bisa digunakan kembali untuk bekerja,” ujarnya

Selain memberikan layanan servis gratis kepada masyarakat, SMK NU 01 Kendal juga menunjukkan kepeduliannya melalui aksi bersih-bersih di kawasan terdampak banjir. Para siswa yang tergabung dalam komunitas pecinta alam dan Pramuka turun langsung ke lapangan, membersihkan lumpur dan tumpukan sampah yang mengganggu di berbagai area yang terkena dampak. Mereka bekerja sama dengan penuh semangat, membawa alat-alat kebersihan membantu memulihkan lingkungan. Aksi peduli ini mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat. Warga merasa terbantu, dukungan berupa bantuan makanan dan kebersihan lingkungan juga dinilai sangat membantu percepatan pemulihan pasca-banjir.

Dengan berbagai upaya ini, masyarakat berharap situasi segera pulih dan kehidupan kembali normal. Sementara itu, aksi nyata seperti yang dilakukan SMK NU 01 Kendal menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus peduli terhadap sesama, khususnya saat bencana melanda.