#
[Kategori : BERITA].
[Oleh : ADMIN. ADMIN].
2021-11-29 15:50:43 264

LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang diselenggarakan di SMK NU 01 Kendal merupakan program tahunan yang diselenggarakan Kepengurusan Osis di masa transisi sebelum kepengurusan osis yang baru dilantik. 

 

Kegiatan yang dilaksanakan sejak Sabtu-Minggu, 30-31 Oktober 2021 berlangsung di SMK NU 01 Kendal ini diawali dengan upacara pembukaan. Dalam sambutannya Mokh. Izudin Kepala SMK NU 01 Kendal memberi arahan agar dalam kegiatan LDK ini terbentuk jika kepemimpinan yang sigap dalam meneruskan kepengurusan sebelumnya. "Sebagai calon pemimpin, peserta LDK harus kuat baik fisik maupun psikis. "Fisik dan psikis yang kuat dapat diperoleh dengan selalu menjaga kesehatan. Menjaga kesehatan diantaranya dengan makan & minum yang halal dan toyyib. Insya Allah kalau kalian sehat, apapun bisa dilakukan dengan maksimal. Termasuk menjadi pemimpin dan teladan yang baik diantara teman-temannya." Imbuhnya. 

 

Afit Nur Cholisin  Pembina osis mengatakan program ini dilaksanakan untuk membentuk kader-kader pengurus osis yang memiliki loyalitas dan kontribusi tinggi untuk kemajuan SMK NU 01 Kendal pada khususnya dan NU pada umumnya. Untuk membentuk kader militan yang siap membesarkan NU maka kami masukkan materi penguatan Aswaja KENUAN". Terangnya yang juga guru KENUAN di smk tersebut. Dikatakan juga, jika saatnya tiba nantinya rantai kegiatan ini akan dihubungkan dengan perencanaan Makesta untuk pengkaderan Komisariat IPNU IPPNU SMK NU 01 Kendal.

 

Sementara itu dalam penyampaian materi penguatan Aswaja oleh Gus Ilyas, ia mengawali kegiatan dengan mengajak peserta LDK untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon sebagai bentuk rasa Nasionalisme dan loyalitas terhadap NU. “Siapapun siswa maupun siswi yang belajar di sekolah NU, siap menghidupkan NU bukan mencari kehidupan melalui NU insya Allah dia sudah layak menjadi santri. Santri memiliki peran penting Ketika Resolusi Jihad dikumandangkan K.H. Hasyim As’yari. Al hasil jutaan santri yang berada radius 80 KM turun memenuhi seruan Mbah Hasyim untuk jihad mempertahankan NKRI dari serangan tentara sekutu. Dari peristiwa heroik tersebut lah, untuk menjaga marwah santri maka perlu adanya peringatan Hari Santri agar kita tetap heroik dalam menjaga NKRI dan melindungi syariat Islam yang ditegakkan di negeri ini dengan Aqidah Ahlussunah Wal Jamaah.”   Terang Ketua PC Rijalul Ansor tersebut.

Ia menambahkan, sebagai akar generasi NU melalui kader IPNU IPPNU, siswa-siswi SMK NU 01 Kendal harus aktif mengikuti kegiatan Makesta, dilanjutkan Lakmud agar kaderisasi tidak berhenti pada sebatas formalitas. "Saya berharap, peserta LDK ini baik masih menjadi siswa maupun sudah lulus nantinya tetaplah bergerak menjadi motor untuk memobilisasi amaliyah warga Nahdiyin melalui wadah IPNU IPPNU. Sehingga dapat meneruskan tonggak kepemimpinan dengan optimal dalam regenerasi kepengurusan organisasi” imbuhnya.

 

Tidak hanya penguatan aswaja, peserta juga dibekali soft skill dengan mensinkronkan minat bakat peserta dengan kebutuhan dalam berorganisasi. "Peserta diberikan kebebasan memilih materi kepelatihan sesuai minat bakat mereka untuk melatih keprofesionalitas mereka dalam berorganisasi seperti leadership, diskusi/musyawarah, management administrasi, kewirausahaan, desain  grafis dan editing video. Dengan memilih sendiri, diharapkan siswa lebih bertanggung jawab dan efisien dalam melaksanakan tugas berorganisasi osis sesuai dengan jobdisk yang mereka minati." Pungkas Rohmiyati Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. (Arif)

CARI




KATEGORI