Masuk 10 Besar, Tim Tata Boga SMK NU 01 Kendal Targetkan Juara 1 di Kompetisi MEA Tingkat Nasional


[Kategori : PRESTASI]. [Postdate : 2021-11-29 15:48:21].

PNM merupakan PT Permodalan Nasional Madani adalah anak perusahaan BRI yang bergerak di bidang jasa keuangan. Perusahaan ini didirikan oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 1 Juni 1999 dan bertujuan membantu pengembangan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. PNM bekerja sama dengan Yea.id, Micro Madani Institute, Koreankun dan Roti Bakar Panjo mengadakan kompetisi kewirausahaan Madani Enterpreneur Academy 2021.

Nurul Amaliya Ketua Program Keahlian Tata Boga SMK NU 01 Kendal menyebutkan dari siswanya ada 1 tim terdiri dari 3 anak yang ikut andil mengikuti program tersebut. "Kami  mengangkat tema KUE RANGIN  sebagai produk yang disajikan karena kami punya pandangan selain memiliki nilai lebih modern namun juga tetap membudayakan makanan khas tradisional untuk meningkatkan daya tarik konsumen", terangnya.

Adalah Malika Agustin, Rania Rahman dan Rafli yang menjadi delegasi dari SMK NU 01 Kendal. Mereka menjelaskan Kue Rangin yang mereka buat disajikan mirip Italian Pizza dengan topping tomato concase, daging bandeng, irisan tomat, kemangi, keju mozarela dan abon bandeng. "Tujuannya sesuai tema kita traditional taste with milenieal concept", imbuh Malika.

Senada dengan siswanya, Siska Kepala RPK Tata Boga Siska Nurnalina berharap dengan adanya kegiatan MEA ini membuat siswa jadi memahami keprofesionalitas dalam memastikan agar produk yang dibuat itu dapat menghipnotis konsumen. "Karena sejatinya dimana tidak hanya membuat produk tapi juga bagaimana teknik mengenalkan dan memasarkan produknya. Selama kelas pembekelan MEA kami dibimbing mengnai pembuatan infografis, BMC, enterprenuership, dan membuat konten", katanya.

Dijelaskan juga meski masih memerlukan banyak perbaikan di kualitas produk, pizza rangin kami yang tersedia dalam 2 pilihan yaitu fresh dan frozen sudah mulai dipasarkan sejak mengikuti pembekalan MEA dengan harga Rp 35.000 untuk 1 loyang pizza rangin.

Sementara itu Firda Roikhatul Ulya selaku pembimbing tim nusanda kitchen dalam MEA 2021 menunturkan awalnya kami berada di nomor urut 52, kemudian di challenge pertama kami naik ke peringkat 37, di challenge infografia kami duduk di peringkat 34, di bisnis plane naik ke peringkat 18 dan Alhamdulillah di challenge ke 4 posisi kami naik ke peringkat 11. "Kami sempat pesimis apakah bisa lolos ke tahap kompetisi MEA 10 besar se indonesia. Namun lagi-lagi Allah beri keajaiban tepatnya pada Hari Jum'at, 5 November resmi diumumkan bahwa kami Alhamdulillah lolos dan menduduki peringkat 7. Besar harapan kami untuk bisa mendapatkan juara agar menjadi support sistem siswa-siswi dalam merintis sebuah usaha", pungkasnya. (Siska / Arif)

CARI




KATEGORI